MADRASAH ALIYAH NEGERI 2

POLEWALI MANDAR

E-VOTING, PEMILIHAN KETUA OSIM MAN 2 POLMAN BERBASIS TEKNOLOGI

HumasMAN2polman,- Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) di MAN 2 Polewali Mandar menjadi ajang para pelajar untuk belajar berdemokrasi. Proses pemilihannya pun digelar layaknya pemilu.

Sebelumnya, panitia pemilihan sudah melakukan agenda kampanye 3 paslon pengurus OSIM 2024-2025. Tentu saja, Ketiga paslon tersebut merupakan representasi siswa-siswa terbaik di kelasnya dengan rekam jejak prestasi akademis dan ekskul yang baik. Mereka siap bertanding untuk menempati jabatan prestisius, Ketua OSIM dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2024– 2025. Adapun nama-nama paslon tersebut antara lain

Abdul Rafli  dan Zaskia Fitriyah Inayah (paslon1),

Kampanye Digital https://www.youtube.com/watch?v=glDLj4lgACc

Najwah Qistiyah dan Muh. Aswan Musaddad ( paslon 2)

Kampanye digital  https://www.youtube.com/watch?v=kQlbfDy-urY

Amira Alifiah Syabbani dan Muhammad Asharil ( paslon 3),

Kampanye Digital  https://www.youtube.com/watch?v=KCykXpnCT40

Perkembangan teknologi dimanfaatkan Madrasah untuk menerapkannya pada pemilihan ketua OSIM dengan memanfaatkan e- voting atau pemilihan secara elektronik.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Setelah peserta didik melakukan Upacara Bendera  dan mendengarkan visi misi offline karna sebelumnya sudah disebar kampanye digitral melalui link youtube mereka berkumpul ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) MAN 2 Polewali Mandar . Suasananya mirip pemilihan umum (pemilu). Bedanya, tidak ada surat suara ataupun kertas yang perlu dicoblos. Semua serba digital.

Ya, MAN 2 Polewali Mandar menerapkan sistem pemilihan online untuk ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Bilik suara, bukan lagi berisi bantalan untuk mencoblos. Hanya ada komputer untuk memilih satu ketua OSIM dan Wakil sesuai hati nuraninya.

Proses pemilihan berjalan cukup singkat. Karena hanya butuh waktu tidak lebih dari 2 menit dari tiap siswa di dalam bilik untuk menentukan pilihannya. Bahkan hasilnya terpampang secara real time.

Kepala Madrasah dalam hal ini Hj. Bungarosi S., S.Ag , menjelaskan, “Pemilihan ketua OSIM sistem tersebut baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya pemilihan masih bersifat manual. Siswa datang ke bilik dan mencoblos salah satu kandidat. Kemudian, panitia juga harus melakukan penghitungan”.

Perlu beberapa waktu untuk mengetahui siapa pemenangnya. Sementara, dengan e-voting, baik pemilih maupun kandidat bisa langsung mengetahui hasilnya dengan layar yang ditampilkan alias quick count. Meski demikian, persiapan yang dilakukan juga  tidak asal-asalan.

Agar tidak terjadi kesalahan saat pemilihan, Panitia Pemilihan Ketua dan wakil OSIM masa bakti 2024/2025 telah melakukan riset dan membuat aplikasi pemilihanya sendiri. Sebelum diterapkan, aplikasi itu sebelumnya telah diuji cobakan. “Kita memberdayakan SDM yang ada. yaitu dengan menggunakan aplikasi yang dibikin oleh Guru dan Panitia. kemudian diuji coba ke anak anak osim Alhamdulillah hasilnya lancar,” Kata Pak Ahmad Jafar,S.Ag.,M.Pd.I selaku Wakamad Bagian Kesiswaan menambahkan .

Ibu Kepala MAN 2 Polman juga mengapresiasi pemilihan OSIM masa bakti 2024-2025 sebagai ajang pendidikan berdemokrasi yang sehat. Menurutnya, OSIS adalah satu satunya organisiasi resmi yang ada di sekolah. Dengan menyandang predikat prestisius ini, maka pengurus OSIS harus bisa menjadi role model bagi organisasi ekskul – ekskul lainnya dalam hal tata organisasi dan manajeman keorganisasian. “ Buat para paslon yang terpilih, jalankan roda organisasi OSIM dengan penuh tanggungjawab. Jadilah pribadi yang berkarakter ( akhlakul karimah) dengan menjunjung nilai santun, peduli, integritas, responsif, dan tanggungjawab. Buatlah target agar setiap program- kerja yang dirancang dapat dirasakan dampaknya oleh semua warga sekolah” tegasnya.